Evaluasi Tahap Akhir Upaya Khusus Sapi/Kerbau Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) TA. 2017

Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong melaksanakan Evaluasi Tahap Akhir Upaya Khusus Sapi/Kerbau Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) pada tanggal 23 – 24 November 2017 di The Hill Hotel Sibolangit.

Kegiatan ini diikuti oleh lima kabupaten pendampingan/supervisi BPTUHPT Siborongborong dan dihadiri oleh Ketua UPSUS SIWAB Nasional drh. Maidaswar, M.Si, Direktur Pakan Ternak yang diwakili oleh ibu Anis Sita Iludi, S.Pt, Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturaden yang diwakili oleh drh. Apsari Kumalajati, M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh drh. Yusra Naria Panjaitan.

UPSUS SIWAB yang di canangkan oleh Menteri Pertanian dan di atur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditandatangani Menteri Pertanian pada tanggal 3 Oktober 2016 merupakan salah satu komitmen pemerintah dalam mendukung swasembada pangan asal hewan yang menjadi target Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo.

Dalam pelaksanaan UPSUS SIWAB, Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturaden sebagai koordinator untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ikut serta mendampingi pelaksanaan UPSUS SIWAB di lima kabupaten pendampingan/ supervisi BPTUHPT Siborongborong. Secara umum wilayah pendampingan merupakan daerah introduksi sehingga terdapat kendala dalam mengenali ciri-ciri ternak birahi yang diamati oleh peternak, disamping itu petugas teknis terbatas dan sistem pemeliharaan ternak masih dilakukan secara tradisional, sehingga mempengaruhi realisasi capaian target UPSUS SIWAB TA. 2017. Adapun realisasi dari masing-masing kabupaten sampai dengan tanggal 24 November 2017 adalah : Tapanuli Utara 159 ekor (50,47% dari target 315 ekor), Humbang Hasundutan 502 ekor(102% dari target 500 ekor), Toba Samosir 278 ekor (94,88% dari target 293), Samosir 171 ekor (44,76% dari target 382 ekor) dan Pakpak Bharat 88 ekor (88% dari target 100 ekor). Evaluasi Pelaksanaan UPSUS SIWAB untuk wilayah supervisi BPTUHPT Siborongborong target 1.590 ekor kerbau/sapi dan terealisasi sebanyak 1.198 ekor (75,35%) kekurangannya sebanyak 392 ekor (24,65%).

BPTUHPT Siborongborong juga memberikan penghargaan kepada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Humbang Hasundutan atas keberhasilan yang diperoleh dalam capaian target, pemberian reward diterima langsung oleh Kadis Peternakan dan Perikanan Bapak Luhut Marbun, SP, Kabid Peternakan Bapak Sanggam K Sihombing, S.Pt beserta tim teknis lapangan. Bagi Kabupaten yang belum mencapai target 100% berkomitmen untuk menyelesaikan capaian target sampai akhir bulan Desember tahun 2017 bersama-sama dengan BPTUHPT Siborongborong, Dinas Ketahanan Pangan serta Peternakan Provinsi Sumatera Utara dan BBPTUHPT Baturraden. Untuk lima kabupaten wilayah pendampingan kedepannya menginginkan  bibit/straw kerbau lumpur karena sebagian besar ternak yang ada di kabupaten dampingan adalah ternak kerbau lumpur.

Bimbingan Teknis (BIMTEK) petugas IB, PKB, ATR khusus pada ternak kerbau sangat diperlukan untuk mendukung dan meningkatkan keterampilan petugas mengingat kurangnya tenaga pelaksana dilapangan. Usulan pelaksanaan BIMTEK ini merupakan salah satu jalan keluar untuk mengatasi kendala kurangnya petugas dilapangan.

Pelaksanaan Evaluasi Tahap Akhir UPSUS SIWAB ini diharapkan semua kendala yang dialami di lapangan dapat diselesaikan dan menjadi bahan masukan untuk mensukseskan program pemerintah dalam peningkatan populasi ternak Kerbau dan sapi  khususnya di wilayah Sumatera Utara. doc/sbb

Kegiatan Instalasi

 
Instalasi Siaro juga merupakan Kantor Pusat, terletak di Desa Siaro Siborongborong dengan Luas Wilayah ±17,5 Ha. Jarak lokasi dengan Ibukota Propinsi (Medan) ± 257 Km. Jenis ternak yang dikembangkan adalah ternak babi

 
Instalasi Silangit, Desa Parik Sabungan Kecamatan Siborongborong, dengan luas ± 23 Ha. Jarak ke kantor pusat ± 8 Km. Jenis ternak yang dikembangkan adalah ternak kerbau sungai

 
Instalasi Bahal Batu , terletak di Desa Bahal Batu Kecamatan Siborongborong dengan luas lahan  ± 59,5 Ha.  Jarak ke Kantor Pusat ± 14  Km. Lokasi ini digunakan untuk pengembangan/pemeliharaan ternak kerbau lumpur

 
Instalasi Rondaman Palas (Eks Proyek CESS Dinas Peternakan Tk. I Sumatera Utara, diserahkan ke Balai tahun 1979), Desa Sihopuk Baru Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara dengan luas ± 94 Ha. Jarak lokasi ke Kantor Pusat  ± 192 Km.  Lokasi ini digunakan untuk pengembangan/pemeliharaan kerbau lumpur

Penghargaan

  Sertifikat ISO    Wilayah Anti Korupsi

Statistik Pengunjung

151605
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Penggunjung
99
138
420
1360
151605

IP Anda: 54.90.185.120
Waktu Server: 2018-11-14 14:25:33